tutup

Login Panel

Jika anda adalah salah satu user yang mempunyai akses terhadap web ini, maka silahkan masukkan user dan password anda.
Login Panel
YOOtheme
Click on the slide!

Stikper Gunung Sari

STIKPER Gunung Sari - MakassarMerupakan salah satu sekolah keperawatan di kota Makassar dengan jenjang pendidikan D3 dan S1 dalam bidang…

Click on the slide!

Sistem Belajar

Kami memiliki tenaga pengajar yang telah berpengalaman di bidangnya.Dan pelayanan akademis yang terus ditingkatkan untuk mempermudah bagi para pelajar dalam…

Click on the slide!

Sarana

Memiliki sarana perlengkapan yang menunjang seperti lab. bahasa, lab. komputer dan lain sebagainya

Click on the slide!

Asrama Pelajar

Kami menyediakan asrama untuk para pelajar yang menjalani pendidikan di Sekolah kami

Click on the slide!

Capping Day

STIKPER Gunung Sari akan menjadikan Anda seorang tenaga ahli di bidang keperawatan dengan keterampilan yang bisa bersaing

Frontpage Slideshow (version 2.0.0) - Copyright © 2006-2008 by JoomlaWorks

Editor Login

Jadwal Kegiatan

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Your IP: 38.107.179.244

Powered by :

 

Kiosinet.com

JAKARTA, KOMPAS.com — Para orangtua sebaiknya harus lebih berhati-hati lagi dalam memilih dan memberikan mainan untuk anak. Pasalnya, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) baru-baru ini menemukan banyak mainan edukasi yang beredar di pasaran mengandung bahan berbahaya.

Pada bulan Maret 2011, YLKI bersama Departemen Kimia FMIPA-Universitas Indonesia melakukan pengujian terhadap beberapa jenis mainan edukasi yang dijual di beberapa tempat, seperti pasar mainan, ITC, dan mal atau pusat perbelanjaan di lima wilayah DKI Jakarta.

Beberapa tempat yang menjadi lokasi pengambilan sampel adalah mal-mal besar, seperti ITC Kuningan, Ciputra Mall, ITC Cempaka Mas, Pejaten Village, dan Senayan City. Namun ada juga yang diambil dari pasar mainan terkemuka, seperti Pasar Gombrong. 

Dari hasil pengujian staf peneliti YLKI ditemukan bahwa banyak produk mainan edukasi yang mengandung zat kimia berbahaya bagi kesehatan.

Selengkapnya

Jakarta, Banyak orang tidak suka makan sambal bawang karena aromanya bikin bau napas tidak sedap. Namun di balik baunya yang menyengat, bawang putih sangat berkhasiat untuk mencegah kerusakan sel-sel jantung akibat penyumbatan pembuluh darah.

Bawang putih yang sering dipakai sebagai bumbu masak maupun campuran sambal bawang mengandung senyawa bernama dialilsulfat. Dalam sebuah penelitian, senyawa tersebut terbukti mampu melepaskan gas hidrogen sulfida yang berguna untuk melindungi sel-sel jantung.

Selengkapnya

JAKARTA -- Manusia merupakan makhluk yang memiliki banyak misteri. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa golongan darah tiap orang berbeda-beda?

Keberadaan golongan darah manusia yakni untuk menangkis penyakit menular. Namun, ketidakcocokan beberapa golongan darah sebenarnya hanyalah sebuah kecelakaan evolusi pada manusia itu sendiri.

Terdapat empat empat jenis golongan darah utama. Golongan darah A merupakan golongan darah paling kuno. Pasalnya, golongan darah ini sudah ada sejak sebelum spesies manusia berevolusi dari moyang hominidnya.

Golongan darah B diduga kuat berasal dari 3,5 juta tahun silam dari mutasi genetik yang memodifikasi salah satu gula yang berada di permukaan sel darah merah. Dimulai pada 2,5 juta tahun silam, mutasi terjadi dan membuat gen gula itu menjadi lamban.

Selengkapnya