Wednesday, 18 August 2010 03:25
Tidak semua balita penderita diare membutuhkan antibiotik, kecuali dengan indikasi terserang diare berdarah, kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta penerima `Bakrie Award 2010` Prof Dr Yati Soenarto."Selama ini pengobatan diare pada balita selalu mengandalkan antibiotik dan anti parasit, padahal tidak semua penderita diare membutuhkan antibiotik," katanya, di Yogyakarta, Selasa.
Ia mengatakan pemberian antibiotik justru akan menimbulkan resitensi, tidak hanya pada penyakit penyebab diare, tetapi juga pada penyakit-penyakit lainnya.
"Saya dan tim menemukan penyebab terbesar penyakit diare bukan merupakan bakteri atau parasit, melainkan disebabkan oleh rotavirus, dan temuan tersebut berimbas pada metode pengobatan diare," katanya.








Para remaja yang menghabiskan waktu yang berlebihan di Internet memiliki kemungkinan satu setengah kali lebih besar untuk mengalami depresi dibandingkan dengan pengguna jejaring dalam waktu sedang, demikian hasil studi yang dilakukan di China.
Apa itu belekan atau istilah sok kerennya konjungtivitas? Mata merah atau belekan merupakan penyakit yang tidak pandang usia. Anak kecil hingga orang tua bisa terkena penyakit ini. Belekan merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, dan terkadang virus tersebut juga ditunggangi oleh kuman sehingga terjadi infeksi pada bagian mata. Penderita yang terkena penyakit ini akan merasakan pedih pada matanya, mata menjadi merah dan bengkak, bahkan ketika bangun tidur, si penderita akan kesulitan untuk membuka matanya, karena terdapat banyak kotoran di seputar kelopak matanya. Sehingga pandangan menjadi kabur dan terasa ada ganjalan pada bola mata.